1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer>
Sosialisasi dan Supervisi Pelaksanaan Reformasi Birokras

Sosialisasi dan Supervisi Pelaksanaan Reformasi Birokras

Artikel Berita >> Berita

Peradilan Se Sulawesi Tengah

More...
Sosialisasi SAI dan SIMAK-BMN

Sosialisasi SAI dan SIMAK-BMN

Peadilan Agama Se Sulawesi Tengah

More...
SAKIP Peradilan Se Sulteng

SAKIP Peradilan Se Sulteng

Yang diikuti oleh 3 Peradilan se- Sulawesi Tengah

More...
Masih Pentingkah Penilaian Website?

Masih Pentingkah Penilaian Website?

Di Seluruh Jajaran Peradilan Agama

Tentang Penilaian Website

More...
Bimtek PBJ Peradilan Se Sulteng

Bimtek PBJ Peradilan Se Sulteng

Artikel Berita >> Berita

Diikuti Oleh 84 Peserta dari PEradilan Agama dan Peradilan Umum

Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah di Lingkungan Peradilan Se Sulawesi Tengah

More...
Organisasi PBB Tertarik Bekerjasama

Organisasi PBB Tertarik Bekerjasama

Mengadakan kerjasama dalam hal penguatan hak-hak perempuan di peradilan agama

United Nations Population Fund, tertarik untuk bekerjasama dengan Ditjen Badilag.

More...
Pengadilan Agama Luar Biasa

Pengadilan Agama Luar Biasa

delegasi Sudanmenengok fasilitas berbasis teknologi informasi

Bertandang ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan,

More...
KMA Lantik 6 Hakim Agung

KMA Lantik 6 Hakim Agung

Ketua Mahkamah Agung Lantik 6 Hakim Agung

Ketua Mahkamah Agung Lantik 6 Hakim Agung

More...
Lain daripada yang Lain

Lain daripada yang Lain

Lain daripada yang Lain

Dua bola mata perempuan itu tertuju ke beberapa lembar kertas di hadapannya

More...
Frontpage Slideshow | Copyright © 2006-2011 JoomlaWorks, a business unit of Nuevvo Webware Ltd.

Fokus Headlines

  • Batas Akhir Pengiriman Notas Usul Kenaikan Pangkat Bagi Tenaga Teknis PA Periode 1 April 2012 -

     

    Kepada Yth :

    1. Ketua Mahkamah Syar'iyah Aceh; dan

    2. Ketua Pengadilan Tinggi Agama

    Seluruh Indonesia

    Assalamu'alaikum, Wr. Wb.

    Dengan ini kami sampaikan surat Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama MARI Nomor : 3039/DjA.2/Kp.04.1/XI/2011 tanggal 16 Nopember 2011 perihal Batas Akhir Pengiriman Nota Usul Kenaikan Pangkat Bagi Tenaga Teknis Peradilan Agama Periode 1 April 2012.


    Untuk mendownload file dalam bentuk PDF, silahkan klik tautan dibawah ini.


    1. Surat Pengantar (537 KB)

    2. Lampiran (189 KB)

  • SEMA No. 5 tahun 2011 dan SEMA No. 6 tahun 2011 -

    SEMA NO. 5 TAHUN 2011 & SEMA NO. 6 TAHUN 2011

  • Es Krim, Baso dan Teknologi Informasi -

     Es Krim, Baso dan Teknologi Informasi

    *

    Akhir musim gugur 1988. Saya masih ingat ketika itu. Baru saja saya mengikuti kelas “Islamic Intellectual History” yang diberikan oleh Prof Mustansir Mir pada jam pertama. Lalu menunggu jam kedua, pelajaran “Medieval Neareastern Literature” dari Prof Bellamy.  Saya duduk di dekat jendela di lantai dua, di salah satu ruang kuliyah University of Michigan, Amerika Serikat. Saat itu adalah semester pertama saya mengikuti kuliyah di universitas yang cukup ternama, yang berlokasi di kota kecil Ann Arbor, negara bagian Michigan, 45 mil sebelah barat kota industri Detroit.

    Saya sedang menikmati kesendirian, sebab memang di bulan-bulan awal sekolah di sana, saya banyak menyendiri dan kesepian. Maklum, saat itu, isteri yang sangat saya cintai, terpaksa dikembalikan dulu ke rumah orang tuanya, di Tasikmalaya, bersama keempat anak kami yang masih kecil-kecil. Tidak mungkin sekolah ke negeri orang  membawa mereka semua, atau sebagian.

    Menerawang ke luar jendela, saya melihat suasana redup dan sayu. Matahari sudah sekian lama jarang menampakkan dirinya. Kalaupun ia muncul, panasnya tidak begitu terasa sebab posisinya sedang menjauh menuju ke arah selatan. Sehingga suhu udara selalu dingin. Apalagi kalau angin bertiup, rasa dingin merasuk ke sekujur tubuh, menjadikan orang-orang yang bepergian ke luar rumah harus selalu berpakaian tebal, walaupun musim dingin belum datang dan salju belum turun.

    Di sekitar, terlihat pepohonan hanya tinggal ranting-ranting yang nampak artistik, sedap dipandang mata.  Hampir semua pepohonan daunnya gugur akibat musim panas yang panjang selama  tiga bulan. Dahan dan rantingnya yang tanpa daun nampak  indah dan mengagumkan. Semakin ke ujung, dahan dan ranting itu semakin kecil, dengan pola yang macam-macam sesuai jenis tumbuhannya, namun tetap indah. “Subhanalloh”, saya berguman. Pemandangan indah yang tak pernah saya lihat sebelumnya. Pemandangan seperti itu takkan pernah kita lihat di tanah air, sebab pergantian musimnya lain.

    Di jalan dalam kampus, nampak para mahasiswa -dan juga dosen- berpakaian tebal hilir mudik berjalan bergegas. Pada umumnya mereka sedang menuju kelas masing-masing setelah selesai mengikuti suatu kuliyah, kemudian berpindah gedung, mengejar pelajaran lainnya.

    Tiba-tiba, tidak sengaja, pandangan saya tertuju ke suatu pojokan jalan yang sedikit jauh dari tempat saya menerawang. Di salah satu kios deretan pertokoan kampus, tampak ada beberapa orang antri. Pada umumnya mahasiswa. Mereka, dengan berbaju tebal dan menggendong tas buku, sabar antri di sepanjang trotoar depan kios itu. Jumlah antrian kadang lima, enam, bahkan sampai sekitar sepuluh orang. Mereka datang silih berganti. “Sedang antri apa mereka di udara sedingin ini?”, pikir saya.

    Setelah memperhatikan sedikit lama, dan harus mengerutkan kening sebab jaraknya agak jauh, saya baru tahu.  Masyaalloh, kiranya mereka  sedang antri es krim. Setelah mendapatkannya, mereka langsung pergi sambil menikmati hasil antriannya.

    Tidak habis pikir ketika itu. Di udara yang sangat dingin, mengapa mereka rela antri cukup lama untuk mendapatkan secangkir kertas es krim, lalu langsung menyantapnya. Bukankah es krim itu makanan yang juga dingin? atau mungkin es krimnya tidak dingin?, atau barangkali es krim itu hangat? atau es krim itu mengandung obat? Mengapa mereka tidak tambah kedinginan? malah nampak ketagihan?

    **

    Hari-hari berikutnya saya selalu memperhatikan  antrian peminat es krim itu, terutama pada jam-jam istirahat kelas. Sementara, pertanyaan-pertanyaan yang ada pada benak saya masih belum menemui jawabannya. Saya belum sempat bertanya kepada siapun. Sampai akhirnya datang kesempatan, saya bertanya kepada seorang kenalan baru, ketika itu, seorang ibu  setengah baya, yang  pernah berkunjung dua tiga kali ke Indonesia.

    Jawabannya sangat singkat, tapi juga penuh makna. “It’s a culture, Wahyu”, kata Si Ibu itu. Ia menambahkan sambil senyum bahwa di Jakartapun, udaranya panas, namun banyak orang suka makan dan ketagihan baso.

    Iya juga, pikir saya. Apalagi baso yang enak itu adalah baso yang kuahnya pedas, dimakan masih dalam keadaan panas.  Makan baso juga tidak dibatasi waktu. Bagi pecintanya, makan baso di waktu pagi, siang, malam, sama saja.  Walaupun cuaca panas, ruangan penjual baso juga sumpek dan panas, tapi tetap banyak orang yang  setia dan menikmati baso favoritnya itu, walaupun setelahnya, sekujur badan basah kuyup oleh keringat. Mereka tetap merasa nikmat dan puas. Dan lalu, lain hari datang lagi.

    ***

    Dalam suasana pembudayaan Teknologi Informasi di lingkungan Peradilan Agama yang belakangan ini sedang kita lakukan, saya jadi ingat kembali kata-kata jawaban si Ibu kenalan saya di Amerika itu, “It’s a culture, Wahyu”. Lalu, apa sih sebenarnya yang dikatakan sebagai “a culture”, yang biasa kita terjemahkan sebagai “budaya” itu.

    Paul Procter dalam kamusnya, “Longman Dictionary of Contemporary English”, menulis bahwa salah satu arti “culture”  adalah “customs of a society”, kebiasaan suatu masyarakat. Memang benar juga. Makan es krim walau di musim dingin bagi orang Amerika, atau makan baso panas dan pedas walau di terik matahari bagi anak-anak muda Indonesia, itu kan kebiasaan masyarakat, yang sudah sejak entah kapan dilakukannya. Pantaslah kalau si Ibu itu menyebutnya “a culture”.

    Tapi pasti, kebiasaan masyarakat itu tidak timbul dengan sendirinya. Memerlukan proses. Sesuatu akan menjadi kebiasaan, apabila apa yang dilakukannya dirasa enak, nikmat, mudah, murah, aman, nyaman dan seterusnya. Pendek kata menyenangkan dan masyarakatnya menerima, tidak melarangnya.

    Bisa saja terjadi, jika diukur oleh suatu nilai atau norma,  pekerjaan itu tidak atau kurang baik, tapi karena masyarakat menerimanya, akhirnya menjadi kebiasaan juga. Banyak contoh tentang ini.

    Memang, yang bagus itu adalah hal yang baik, lalu dilakukan bersama-sama secara masif,  spontanitas atau dengan perencanaan, yang menimbulkan manfaat besar bagi dirinya dan masyarakatnya, akhirnya menjadi suatu kebutuhan, bahkan ketagihan.

    Itulah yang ingin kita perjuangkan bersama dalam pembudayaan pemanfaatan Teknologi Informasi. Manfaat dari penggunaan Teknologi Informasi sudah jelas, tidak ada yang membantahnya. Yang perlu kita perjuangkan adalah bagaimana agar pemanfaatan Teknologi Informasi itu dirasa mudah, murah, aman, nyaman, enak, nikmat dan membuat manfaat besar bagi dirinya dan masyarakatnya. Pendek kata, yang kita perjuangkan adalah bagaimana agar pemanfaatan Teknologi Informasi itu menjadi suatu budaya.

    Sebagai orang peradilan, kita rasanya perlu memperhatikan serius terhadap apa yang ditulis Dr. Dory Reiling, Hakim Pengadilan di Amsterdam yang ahli Teknologi Informasi itu,  yang saya seringkali menyampaikannya dimana-mana. Kadang-kadang saya merasa malu, karena yang saya omongkan dalam banyak kesempatan, itu melulu. Tapi tidak apa-apa. Saya coba buang jauh-jauh rasa malu itu, sebab apa yang ditulis oleh Dr Dory pada disertasinya, “Technology for Justice”, 100% saya setuju. Dan kawan-kawanpun sepertinya tidak ada yang membantahnya. Disertasi yang telah dibukukan itu sangat memotivasi insan peradilan untuk membudayakan pemanfaatan Teknologi Informasi di lingkungan peradilan.

    Mari kita perhatikan apa yang ia tulis: Over the centuries and all over the world, three major complaints have been heard that can still be heard today: (1) Court processes take too long, (2) Courts are difficult to access, (3) Judges (courts) are corrupt.  … each of them can be resolved with information technology”. (hal. 17).  Katanya lagi, “Information Technology is the most striking  factor in changing the world in our era.”(hal. 16)

    Jadi kalau kita, orang-orang peradilan, terhadap pemanfaatan TI,  sudah seperti orang Amerika dalam hal menyukai es krim, atau sudah seperti anak-anak muda kita dalam menikmati baso, atau sudah seperti apa kata si Ibu Amerika yang menyebutnya “it’s a culture”, ditambah dengan integritas tinggi, saya yakin keluhan masyarakat dunia terhadap peradilan, sebagaimana dikatakan Dr Dory, akan sirna dengan sendirinya.

    Jika hal itu terjadi, maka masyarakat akan merasa mudah, murah, aman, nyaman, enak dan nikmat jika berhubungan dengan peradilan. Dan ini berarti, visi Mahkamah Agung  sudah berada dekat di depan mata kita.

    Tapi, kapan itu? Jawabannya ada pada diri kita, dan tergantung pada kita masing-masing, sebagai insan peradilan. (WW).

  • Laporan Permohonan Kasasi Yang Tidak Memenuhi Syarat Formal -

    Untuk mendowload dalam bentuk PDF, KLIK DI SINI

Pengumuman

Pelantikan PNS

Ditulis oleh Heru 03 Mei 2012

  Penyumpahan Pegawai Negeri Sipil Pada Pengadilan Tinggi Agama Palu

 

elalantikSelasa , (01/5/2012) adalah hari yang istimewa untuk sdri Nurlaela Darlan,A.Md karena pada hari itu ia disumpah dan dilantik oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palu, Bapak H.Muh. Djufri Palallo, sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).Acara pelantikan yang dilaksanakan di ruang sidang utama Pengadilan Tinggi Agama Palu itu dimulai pada pukul 10:00 wita, dengan dihadiri oleh para hakim Tinggi , pansek, pejabat fungsional dan struktural Pengadilan Tinggi Agama palu. Dalam sambutannya Bapak Muh. Djufri Palallo menyampaikan ucapan selamat sdri Nurlaela Darlan, A.Md yang telah disumpah dan dilantik sebagai Pegawai Negeri Sipil pada Pengadilan Tinggi Agama Palu.

Sosialisai dan Supervisi atas Pelaksanaan Reformasi Birokrasi

Ditulis oleh Heru 02 April 2012

Sosialisai dan Supervisi atas Pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Sulawesi Tengah

DSC07541Bertempat di aula Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah dalam suasana cerah acara Sosialisai dan Supervisi atas Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dilaksanakan. Dihadiri oleh para Hakim Tinggi, Pansek, Wasekdan para Ketua Pengadilan se Sulawesi Tengah. Acara ini dipimpin oleh Bapak H. Cicut Sutiarso, M.Hum, Direktur Jenderal Peradilan Umum.

Sosialisasi SAI dan SIMAK-BMN

Ditulis oleh Heru 02 April 2012

Sosialisasi Sistem Akuntansi Instansi (SAI) dan Sosialisasi Sistem informasi Menejemen Akuntansi Barang milik Negara (SIMAK-BMN) pada lingkungan

Peradilan Agama Se - Sulawesi Tengah

materinas

Bertempat di Palu Golden Hotel pada tanggal 26 sampai dengan 28 MAret 2012 Pengadilan Tinggi Agama PAlu melaksanakan kegiatan Sosialisasi Sosialisasi Sistem Akuntansi Instansi (SAI) Dan Sistem Informasi Managemen Akuntansi barang Milik Negara (SIMAK-BMN) lingkungan Peradilan Agama Wilayah Sulawesi Tengah yang diikuti oleh semua Satker di wilayah PTA Palu. peserta masing-masing Pengadilan Agama adalah 3 orang

Konsolidasi SAKIP Peradilan Se-Sulteng

Ditulis oleh Heru 26 Maret 2012

 Konsolidasi dan Asistensi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Peradilan SE-Sulawesi Tengah

ketuaptasakipBertempat di Swiss belhotel Palu tanggal 22 Maret sampai dengan 24 Maret 2012, Kegiatan Konsolidasi dan Asistensi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Se-Sulawesi Tengah resmi dibuka oleh  Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah, H. M. FACRUR ROZIE, SH..Pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PTA Palu, Hakim Tinggi PT dan PTA PAlu , Panitera / Sekretaris, Wakil Sekretaris, beserta Operator yang menangani LAKIP dari tiga Lingkungan Peradilan Sewilayah Sulawesi Tengah.

 

Loading feeds...

Created by SopanTech Solutions

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
Joomla! Slideshow

Ketua PTA Palu

1

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palu

Syndication

Statistics

OS : Linux e
PHP : 5.2.17
MySQL : 5.1.62-cll
Time : 02:08
Caching : Disabled
GZIP : Enabled
Anggota : 13
Isi : 167
Content View Hits : 25483

Terjemah Bahasa

Pencarian Perkara

Nomor Perkara :

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda tentang Pelayanan pada Kantor kami

 

 

 

 


  Hasil

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday45
mod_vvisit_counterYesterday282
mod_vvisit_counterThis week681
mod_vvisit_counterLast week2762
mod_vvisit_counterThis month8698
mod_vvisit_counterLast month23515
mod_vvisit_counterAll days112654

Who's Online

Ada 6 tamu online

Tautan Eksternal

Tautan Aplikasi

 alt



alt


alt


sms_icon

Mahkamah Agung R.I.

 alt


alt


badilum


eeesyariah


dilmiltun


header


litbangkumdil


portal-rakernas-mari

Link Terkait

 IKON KHES


e-doc-new


justice


legislasi


hasil_rakernas


legalitas org

OnClick Update SIADPA

 

Download Update Aplikasi

SIADPA PLUS & SIADPA PLUS
SIADPTA PLUS  & SIADPA PLUS
Untuk Aplikasi Online dapat melalui : SIADPA PLUS Online &: SIADPA Web Online

Jam Pelayanan

Senin - Kamis   : Pukul 08.00 - 16.30
Jum'at   : Pukul 08.00 - 17.00
Jadwal Sidang
Senin - kamis   : Pukul 09.00 - Selesai

UPDATE Aplikasi Keuangan

keuanganDownload Aplikasi Keuangan

disini

Aplikasi SIMANTAP